Metrik

  • visibility 12 kali dilihat
  • get_app 0 downloads
description Discussion paper public Center for Indonesian Policy Studies

Pentingnya Kompetensi Manajemen Keuangan dan Kewirausahaan bagi Kepala Sekolah

Nadia Fairuza Azzahra, Latasha Safira
Diterbitkan 18 Agustus 2022

Abstrak

Baik manajemen keuangan sekolah maupun kewirausahaan telah diakui sebagai dua kompetensi yang penting dimiliki oleh kepala sekolah di Indonesia. Manajemen keuangan sekolah yang baik penting untuk memastikan bahwa dana sekolah digunakan secara efektif dan efisien guna mendukung pemberian layanan pendidikan yang berkualitas. Sementara itu, kewirausahaan menggabungkan nilai-nilai seperti kepemimpinan, kemandirian, dan kreativitas yang dibutuhkan untuk mengembangkan sekolah, mengawasi guru dan tenaga pendidik, serta mengatasi berbagai tantangan yang berpotensi hadir di masa mendatang.

Pandemi COVID-19 dan dampaknya yang dahsyat telah menunjukkan betapa pentingnya kedua kompetensi tersebut dalam menghadapi bencana tak terduga. Contohnya, karena sekolah diberikan wewenang yang lebih besar untuk menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara fleksibel sesuai kebutuhannya masing-masing, mereka juga bertanggung jawab mengelola dana tersebut dengan tepat. Ditambah lagi, banyak sekolah, khususnya yang diperuntukkan bagi keluarga-keluarga berpendapatan rendah, juga dihadapkan dengan tantangan keuangan karena sedikitnya jumlah siswa baru yang mendaftar. Hal ini menunjukkan bahwa praktik-praktik kewirausahaan perlu diterapkan untuk merespons tantangan-tantangan tersebut.

Sayangnya, banyak kepala sekolah dan tenaga pendidik di Indonesia masih belum memiliki keterampilan manajemen keuangan sekolah dan kewirausahaan yang memadai. Sebuah survei awal yang dilakukan pada 23 kepala sekolah dan tenaga pendidik layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Sumba Barat Daya mengungkap bahwa mayoritas responden (88%) belum pernah mendapatkan pelatihan seputar manajemen keuangan sekolah dan kewirausahaan dalam bentuk apa pun. Di saat yang sama, mereka juga menyatakan bahwa mereka membutuhkan

keterampilan dasar manajemen keuangan (contoh: pembukuan) dan menjalankan praktik- praktik kewirausahaan demi meningkatkan dan mempertahankan operasional sekolah mereka.

Pada bulan September dan November 2021, sebuah pelatihan pengembangan kapasitas manajemen keuangan sekolah dan kewirausahaan diberikan kepada kepala sekolah dan tenaga pendidik dari enam sekolah PAUD swasta rendah biaya di Sumba Barat Daya. Usai program, para peserta mengaplikasikan praktik-praktik manajemen keuangan yang telah diajarkan, seperti laporan laba-rugi, untuk meningkatkan keakuratan pelaporan keuangan mereka. Selain itu, seluruh sekolah juga menggencarkan kegiatan-kegiatan penggalangan dana dengan membuat usaha kecil-kecilan sendiri menggunakan prinsip-prinsip kewirausahaan yang diperkenalkan dalam sesi pelatihan.

Full text

 

Metrik

  • visibility 12 kali dilihat
  • get_app 0 downloads