Metrics

  • visibility 268 views
  • get_app 0 downloads
description Policy analysis public Center for Indonesian Policy Studies

Bekerja Sama Melawan Pandemi: Meningkatkan Kapasitas Vaksinasi Covid-19 di Indonesia

Andree Surianta
Published 1 September 2021

Abstract

Indonesia memulai program vaksinasi COVID-19 nasionalnya pada bulan Januari 2021. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menetapkan tenggat waktu hingga bulan Maret 2022 atau 15 bulan untuk menyelesaikan program ini. Namun, Presiden menginginkan agar vaksinasi tuntas pada akhir tahun 2021 dengan menyuntikkan satu juta dosis per hari. Pada kenyataannya, kecepatan ini masih sulit dicapai bahkan setelah enam bulan. Kemenkes menyebutkan bahwa tantangan utama program ini adalah terbatasnya pasokan global dan kurangnya infrastruktur rantai dingin (cold chain) dalam negeri.

Embargo ekspor yang dilakukan oleh India memperlambat program vaksinasi Indonesia sehingga dibutuhkan waktu enam bulan untuk mencapai volume yang seharusnya bisa diselesaikan dalam dua bulan. Kecepatan vaksinasi juga sangat beragam di seluruh provinsi, dimana provinsi yang tercepat telah memberikan dua dosis vaksin kepada 100% populasi targetnya, sedangkan sepuluh provinsi terlambat bahkan belum mencapai 20%. Varian-varian virus baru dan memudarnya kekebalan mengancam tercapainya kekebalan kelompok (herd immunity) dan bahkan meningkatkan risiko infeksi terobosan (breakthrough infection) pada tenaga kesehatan yang telah divaksin.

Makalah ini mengusulkan suatu perubahan paradigma dalam strategi. Alih-alih berfokus pada kecepatan, program vaksinasi nasional seyogianya dipersiapkan untuk perlawanan panjang melawan COVID-19 . Sektor swasta menjadi bagian yang sangat penting dari strategi ini untuk meringankan beban terhadap sumber daya pemerintah yang tidak mungkin dikerahkan secara terus menerus.

Full text

 

Metrics

  • visibility 268 views
  • get_app 0 downloads